Hijab favorit biasanya yang paling sering dipakai, dan justru karena itu ia paling cepat terlihat lelah kalau perawatannya kurang tepat. Warnanya memudar, benangnya tertarik, atau jahitan tepinya berubah bentuk. Padahal, dengan beberapa kebiasaan sederhana, bawal kesayanganmu bisa tetap cantik dalam waktu lama.
Panduan ini disusun untuk bahan Nuréa Square Bawal, yaitu sutra charmeuse dengan permukaan polos dan kilau matte lembut, tetapi prinsipnya juga berlaku untuk banyak hijab berbahan serupa.
Sebelum pencucian pertama
Untuk pencucian pertama, cuci warna gelap seperti Hitam Pekat, Biru Malam, dan Anggur Plum secara terpisah. Langkah kecil ini membantu menjaga warna lain, terutama Gading dan warna pastel, tetap bersih.
Seberapa sering perlu dicuci?
Tidak ada angka pasti, karena semuanya tergantung aktivitasmu. Hijab yang dipakai seharian di luar ruangan dan terkena keringat sebaiknya dicuci setelah dipakai. Kalau hanya dipakai sebentar di ruangan ber-AC, cukup angin-anginkan dulu sebelum dilipat. Yang penting, jangan menumpuk hijab kotor terlalu lama karena noda dan bau akan makin sulit hilang.
Cara mencuci
- Siapkan air dingin atau bersuhu ruang. Air panas bisa membuat warna lebih cepat pudar dan merusak serat sutra.
- Larutkan sedikit sabun khusus sutra atau sampo bayi sampai rata. Hindari pemutih dan deterjen berenzim (biasanya berlabel biological), karena keduanya merusak serat protein sutra.
- Masukkan hijab, lalu cuci dengan tangan menggunakan gerakan meremas yang lembut. Jangan direndam lama, lima menit sudah cukup.
- Bilas dengan air bersih sampai tidak ada sisa busa.
Kami menyarankan cuci tangan karena putaran mesin cuci dan gesekan dengan resleting atau kancing pakaian lain bisa membuat serat kainnya tertarik.
Mengeringkan tanpa merusak
- Jangan diperas kuat. Memelintir kain bisa merusak serat dan jahitan tepinya.
- Tekan-tekan dengan handuk. Bentangkan hijab di atas handuk bersih, gulung perlahan, lalu tekan untuk menyerap airnya.
- Jemur di tempat teduh. Angin-anginkan di tempat yang tidak terkena matahari terik langsung supaya warnanya awet.
- Bentangkan dengan rapi. Sampirkan di gantungan yang permukaannya halus agar tidak meninggalkan bekas.
Sutra cukup cepat kering kalau diangin-anginkan, dan justru harus dijauhkan dari sinar matahari langsung: sinar UV melemahkan seratnya dan membuat warnanya lebih cepat pudar.
Menyetrika dengan aman
- Atur setrika pada setelan sutra (silk), sekitar 130°C, dan jangan gunakan semburan uap langsung.
- Setrika dari sisi dalam kain, atau letakkan kain pelapis tipis di atasnya.
- Gerakkan setrika perlahan dan jangan menahannya terlalu lama di satu titik.
- Hindari menyetrika langsung di atas detail emas NURÉA di sudut hijab.
Menyimpan agar tetap rapi
Simpan hijab dalam keadaan dilipat atau digulung. Beri pembatas, misalnya kain tipis atau kertas tisu, di antara hijab supaya detail emas dan jahitan tepinya tidak tersangkut hijab lain. Hindari menggantungnya terlalu lama di gantungan kawat atau paku, karena bisa meninggalkan bekas dan menarik benang.
Mengatasi noda
Semakin cepat noda ditangani, semakin mudah dihilangkan.
- Bedak atau alas bedak: tepuk perlahan dengan tisu kering, lalu bersihkan dengan air dingin dan sedikit sabun lembut. Jangan digosok keras.
- Lipstik: angkat sisa di permukaan dengan tisu, lalu tekan-tekan area noda dengan larutan sabun lembut dari sisi dalam kain.
- Makanan atau minuman: bilas bagian yang terkena dengan air dingin dari balik noda, kemudian cuci seperti biasa.
- Keringat: cuci secara rutin dan jangan simpan hijab dalam keadaan lembap.
Apa pun nodanya, tetap hindari pemutih dan air panas.
Hal yang sebaiknya dihindari
- Menyemprotkan parfum langsung ke kain. Alkohol di dalam parfum bisa meninggalkan bekas di sutra, jadi semprotkan ke pakaian atau kulit saja.
- Memakai jarum pentul besar yang tajam atau bros berukuran besar, karena keduanya bisa membuat benang tertarik. Pilih jarum pentul kecil atau peniti hijab yang halus.
- Mencuci dengan pemutih, deterjen berenzim, atau air panas.
- Memeras dan memelintir kain dengan kuat.
- Menjemur di bawah matahari terik langsung.
- Menyetrika dengan suhu tinggi atau menyemburkan uap langsung ke kain.
Kalau benang terlanjur tertarik
Jangan digunting dan jangan ditarik. Regangkan perlahan kain di sekitar benang tersebut ke arah yang berlawanan, supaya benang kembali masuk ke anyaman. Kalau masih terlihat, dorong ujung benang ke sisi dalam kain dengan jarum jahit kecil.
Rawat, lalu pakai dengan percaya diri
Perawatan yang tepat tidak butuh banyak waktu, cukup kebiasaan kecil yang dilakukan dengan konsisten. Ringkasan cara perawatan juga tersedia di halaman perawatan, dan kalau ingin tahu lebih dalam tentang karakter bahannya, baca mengenal bahan hijab premium. Masih ada pertanyaan? Cek halaman FAQ. Dengan perawatan yang baik, hijabmu tetap elegan di setiap lipatan.